Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said: Saya Terima Amanah Ini sebagai Pengabdian, Bukan Jabatan
- account_circle admin
- calendar_month 52 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, 2 Oktober 2026 — Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA menyampaikan rasa syukur setelah resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia.
Kiai Said menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk turut memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden demi kepentingan bangsa dan negara.
“Alhamdulillah, saya menerima amanah ini dengan penuh rasa syukur sekaligus tanggung jawab. Menjadi bagian dari Dewan Pertimbangan Presiden adalah sebuah kehormatan, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana amanah ini dapat saya jalankan untuk memberikan nasihat dan pertimbangan yang konstruktif bagi Presiden demi kepentingan bangsa dan negara.”
Menurut Kiai Said, dalam menjalankan tugas sebagai anggota Wantimpres, dirinya akan berupaya memberikan pandangan yang objektif dengan berlandaskan pengalaman, pengetahuan, serta nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang selama ini menjadi bagian dari pengabdiannya.
“Saya akan berusaha memberikan pandangan yang objektif, berdasarkan pengalaman, pengetahuan, serta nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang selama ini saya pegang. Apa pun nasihat dan pertimbangan yang diberikan, tentu akan saya sampaikan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”
Kiai Said juga berharap amanah tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga persatuan nasional, memperkuat kehidupan kebangsaan, serta menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Mudah-mudahan amanah ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat kehidupan kebangsaan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia.”
Lebih lanjut, Kiai Said menilai terdapat berbagai persoalan strategis bangsa yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari penguatan persatuan nasional, kehidupan keagamaan dan kebangsaan, pendidikan, ekonomi, hingga pembangunan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
“Saya kira banyak persoalan strategis bangsa yang membutuhkan perhatian. Mulai dari penguatan persatuan nasional, kehidupan keagamaan dan kebangsaan, pendidikan, ekonomi, hingga bagaimana menjaga agar pembangunan benar-benar menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Tetapi tentu saya akan melihat apa yang menjadi kebutuhan dan arahan Presiden.”
Tentang Kritik dan Masukan kepada Pemerintah
Menanggapi pertanyaan media mengenai apakah dirinya akan memberikan kritik kepada pemerintah, Kiai Said menegaskan bahwa Wantimpres memiliki fungsi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden secara langsung.
“Wantimpres bukan tempat untuk mencari popularitas, tetapi tempat memberikan pertimbangan. Kalau ada hal yang perlu disampaikan, tentu akan saya sampaikan kepada Presiden dengan jujur, objektif, dan konstruktif. Karena tugas utama kami adalah memberikan nasihat dan pertimbangan, bukan mengambil keputusan.”
Kiai Said menegaskan bahwa dirinya akan menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan kepentingan bangsa serta negara.
“Saya terima amanah ini sebagai pengabdian, bukan sebagai jabatan.”
Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar